Making love,, kata sederhana tapi memiliki arti yang luar biasa..
Yeeaaahhh,, that is the reality in this life..
Sah – sah saja dilakukan pada pasangan yang telah sah menjadi pasangan,, yakni telah mengikat janji sehidup semati dalam ikatan suci pernikahan..
Namun, pada faktanya banyak pasangan yang belum sah melakukannya, pastilah hubungan itu tidak sah alias dosa..
Mungkinkah making love telah menjadi trend yang harus dilakukan setiap pasangan kekasih di zaman globalisasi ini?
Entahlah, jawabannya back to ourselves.. bagaimana seharusnya making love itu..
Mau zaman globalisasi ataupun zaman batu, diri kita harus dikontrol, bagaimna memanage diri agar kelak tak ada penyesalan dikemudian hari..
Mungkin karena hal itulah sekarang bencana terjadi dimana – mana, bukan hanya karena bumi telah tua, tapi hal ini merupakan peringatan Yang Kuasa bahwa semakin banyak manusia yang mengikuti perintah setan, bukan perintahNya.. Astaghfirullah hal adzim..
Hamil di luar nikah?? Amit amiiittt jabang bayi.. pastilah kita tidak ingin mengalami hal tersebut,, maka dari itu gunakan pengaman, bukan kondom atau apapun, melainkan tidak melakukan free sex sebelum menikah, tahan aja laah hasrat itu smpe menikah nanti..
Sudah menjadi kodrat seorang wanita untuk menjaga kesuciannya hingga ia diikat seorang pria dalam ikatan suci,, karena wanita itu ibarat kapas, sekali kena noda, bakal membekas selamanya..
Lakukanlah hal – hal positive, yang meski pahit tapi pasti akan berbuah hal – hal manis suatu saat nanti..
Setiap orang pasti ingin bebas,, bukan bebas making love alias free sex,, tapi bebas dalam hal bebas hamil di luar nikah, bebas berkarya, bebas belajar kapan saja, bebas drugs, bebas alcohol, bebas tunjukin bahwa kita yang terbaik dariyang terbaik, bebas dari pergaulan bebas.. itulah manusia yang berguna.. mampu memanfaatkan kebebasan dalam dirinya..
Everything have consequence,, so before you take steps,, try to think,, "letter how, not how letter..":)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar